Narasi

Cerita Keberagaman Kampung Ledok Tukangan

Kampung Ledok Tukangan berada di sebelah timur Malioboro dan bantaran Sungai Code dengan karakter kampung perkotaan (urban kampung) karena padatnya penduduk dan rumah yang menghimpit satu sama dengan yang lain. Kampung Ledok Tukangan memiliki 3 wilayah atau 3 RW 9 (Rukun Warga) dan 15 RT (Rukun Tetangga) dengan penduduk setiap RT antara 45 KK – 80 KK. Ruang yang ada di kampung tentunya jalan/gang sempit dan berundak – undak karena di tengah kampung ada 2 wilayah seperti bukit, karena memang menurut sejarahnya Kampung Ledok Tukangan cikal bakal aliran Sungai Code dahulu...

Selengkapnya →

Forum Merawat Ingatan Mei 98 : Belajar dari Peristiwa Masa Lalu

Sebuah forum untuk mengenang tragedi Mei 98 sebagai peristiwa penanda memutusnya politik otoriter 32 tahun orde baru menyelenggarakan pertemuan secara virtual, Kamis (20/5). Akhmad Ramdhon,  pemrakarsa forum menyatakan bahwa acara pertemuan menjadi momen untuk belajar memahami, dan merawat ingatan 14-15 Mei 1998. Ia menambahkan bahwa momen ini selain untuk belajar merawat ingatan Mei, sekaligus merawat kemanusiaan. Agar generasi yang pernah mengalami dan generasi di bawahnya tahu bahwa ada problem kemanusiaan yang berat pernah terjadi. Melupakannya merupakan tindakan tidak...

Selengkapnya →

Catatan Ingatan Mei 1998

Momentum perubahan tatanan politik nasional yang mengusung slogan Reformasi berdampak luar biasa. Rangkaian peristiwa politik yang menyertainya berawal dari hasil Pemilihan Umum 1997 yang memastikan minimnya tawaran perubahan rezim Orde Baru. Gelombang penolakan yang membesar kemudian bersamaan dengan pelaksanaan Sidang Umum MPR pada Maret 1998, yang juga diiringi dengan krisis ekonomi yang dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar akibat kenaikan nilai tukar rupiah yang tak terkendali pada periode April 1998. Beragam aksi protes muncul diberbagai kota yang mengajukan tuntutan Reformasi...

Selengkapnya →

Punden-Punden Kota Sala

Di belakang rumah saya ada punden. Masyarakat dusun tempat saya tinggal menyebutnya Sendang Panguripan. Sendang ini mirip seperti sumur dengan tangga berundak ke bawah. Berada di tengah halaman berbatas pagar bata, di antara beberapa pohon besar. Setiap Kamis Pahing di bulan Sura, selepas azar, beberapa dari kami masih menggelar bancakan (merti desa) sederhana di situs tersebut. Saya, sebagai warga pendatang, baru dua kali turut serta.   Menurut cerita para sepuh, dulu semua penduduk dusun hadir setiap kali merti desa digelar. Bahkan ada juga warga dusun lain (dalam satu...

Selengkapnya →

Surakarta & Memori Kuliner Yang Tak Lekang (2)

Makan, menurut Stephen Mennell (1987) dapat ditelusuri melalui dua poin, nafsu makan, dan rasa lapar. Rasa lapar menurut Mennell merupakan dorongan biologis yang secara wajar dirasakan oleh manusia. Sedangkan nafsu makan cenderung, dipengaruhi aspek psikologis manusianya. Mennell, membahasakan David Cappon (1973), nafsu makan merupakan kondisi kesadaran mental seseorang yang merujuk pada rasa lapar dan mendorong orang itu untuk mengkonsumsi nafsu makan. Dengan kata lain, makan dalam konteks nafsu makan menjadi bukan pemenuhan biologis yang wajar. Namun justru menjadi pemenuhan –...

Selengkapnya →