Antisipasi Banjir pada Musim Penghujan, Ketua Sibat Sewu Solo Beri Sosialisasi Terarah
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ketua Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Sewu, Sri Mahanani Budi Utomo, menerangkan bahwa di musim penghujan ini dirinya dan anggota telah mempersiapkan diri. Hal tersebut untuk berjaga jika sewaktu-waktu air sungai Bengawan Solo meluap dan terjadi banjir.
Seperti diberitakan sebelumnya, hujan lebat yang terjadi pada Kamis (17/1/2018) lalu, masuk dalam kategori siaga hijau di pintu air Putat dan Jurug. “Hujan deras yang terjadi sekitar enam jam itu meningkatkan volume air Bengawan Solo hingga siaga hijau," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (20/1/2019) siang. "Walau pengaruhnya ke masyarakat belum terasa, kami sudah bersiaga dan mengantisipasi dengan menerjunkan perahu dan sosialisasi terarah kepada masyarakat,” ujarnya.
Pihaknya memprediksi, curah hujan tinggi di awal tahun tak menutup kemungkinan volume air masuk kategori siaga kuning hingga merah. Kendati demikian, warga yang bekerjasama ddengan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS-BS) tersebut terus memantau. Selain itu juga bersiaga di bantaran sungai untuk menginformasikan kepada masyarakat lain. "Kami terus memantau tinggi air sungai dengan pengamatan langsung, memantau curah hujan sehingga kami bisa memberi kabar ke masyarakat," katanya.
Lewat media sosial dirinya juga kerap mengunggah perkembangan terkini terkait kondisi sungai. "Jadi lewat media sosial itu masyarakat bisa berinteraksi dengan kami, banyak yang bertanya juga," katanya. "Jadi lebih mudah mensosialisasikan juga," katanya (Eka Fitriani)