Siaga Bencana Berbasis Masyarakat

Category "Informasi"

  • Sri Mahanani Budi Utomo Merawat Bantaran Bengawan Solo

    Sri Mahanani Budi Utomo menunjukan kecintaannya pada Bengawan Solo dengan melestarikan daerah bantaran sungai. Dengan melibatkan masyarakat dan sukarelawan, Budi menanam akar wangi dan membuat biopori. Sri Mahanani Budi Utomo merawat bantaran sungai Bengawan Solo dengan menanam akar wangi dan membuat biopori. Sri Mahanani Budi Utomo (44) yang lahir dan besar di pinggiran sungai Bengawan Solo menyadari risiko bencana banjir yang selalu mengintai. Ia pun terjun sebagai relawan siaga bencana dan aktif merawat bantaran sungai itu . . .

  • Berawal Dari Keinginan Ngirit, Pemuda Solo Ciptakan Kebun Ala Game Harvest Moon

    Solopos.com, SOLO -- Berawal dari keinginan untuk berhemat dengan makan dari hasil kebun sendiri, seorang pemuda asal RT 004/RW 004, Kelurahan Sewu, Jebres, Solo, David Widyatmojo, 28, melakukan aktivitas berkebun sayur dan berternak ala Pete, karakter utama pada gim legendaris Harvest Moon. Berbagai sayuran tumbuh mulai dari cabai, selada, tomat, kangkung, di antara dinding dan pagar dengan luas lahan 2 meter x 7 meter di lingkungan rumahnya. Sayuran tersebut siap dipanen untuk dikonsumsi. Ia mengambil sayur tersebut dan telur . . .

  • Jangkau Masyarakat Kurang Mampu, PMI Lakukan Susur Kampung

    Solo – Program rutin Palang Merah Indonesia (PMI) kota Surakarta / biasa disebut solo yakni “susur kampung” bertujuan membantu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, konsultasi, serta obat–obatan secara gratis. Kegiatan susur kali ini dilakukan di kelurahan sangkrah, Kecamatan Pasar kliwon, bersama dengan tim medis PMI Solo, di bagi 2 kelompok ke RW V dan RW VI.    Sumartono Hadinoto selaku sekertaris PMI Solo menjelaskan, Susur Kampung yang rutin dilakukan tiap Kamis ini, diminggu iji . . .

  • Antisipasi Banjir pada Musim Penghujan, Ketua Sibat Sewu Solo Beri Sosialisasi Terarah

    TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ketua Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Sewu, Sri Mahanani Budi Utomo, menerangkan bahwa di musim penghujan ini dirinya dan anggota telah mempersiapkan diri. Hal tersebut untuk berjaga jika sewaktu-waktu air sungai Bengawan Solo meluap dan terjadi banjir.  Seperti diberitakan sebelumnya, hujan lebat yang terjadi pada Kamis (17/1/2018) lalu, masuk dalam kategori siaga hijau di pintu air Putat dan Jurug. “Hujan deras yang terjadi sekitar enam jam itu meningkatkan volume air Bengawan Solo . . .